Kota Lhokseumawe — Pemerintah Kota Lhokseumawe resmi meluncurkan kegiatan penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat kurang mampu sebagai upaya menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi warga. Kegiatan ini merupakan alokasi bulan Februari dan Maret 2026, yang dilaksanakan di Kantor Perum BULOG Cabang Kota Lhokseumawe, bekerja sama dengan Bidang Pangan DKPPP Kota Lhokseumawe.
Acara launching berlangsung dalam suasana tertib dan penuh kebersamaan, ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., kepada perwakilan masyarakat penerima manfaat.
Program bantuan pangan ini menyasar sebanyak 23.073 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di empat kecamatan dalam wilayah Kota Lhokseumawe. Adapun total bantuan yang disalurkan mencapai 461.460 kilogram beras dan 92.292 liter minyak goreng. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu.
Dalam sambutannya, A. Haris menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan serta kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah Kota Lhokseumawe akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas pangan. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Lhokseumawe, Cut Elya Safitri, SKH, M.S.M, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah sekaligus bentuk perlindungan sosial.
“Kami bersama BULOG memastikan penyaluran bantuan pangan ini tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat kurang mampu, dan berjalan dengan baik. Sinergi antarinstansi menjadi kunci agar program ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung lancar dengan antusiasme tinggi dari para penerima manfaat. Dalam dokumentasi kegiatan, terlihat masyarakat bersama jajaran pemerintah berfoto sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur. Di bagian depan, tampak paket bantuan berupa beras dan minyak goreng yang telah disiapkan untuk didistribusikan kepada para penerima.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan warga. Diharapkan, melalui program ini, ketahanan pangan di Kota Lhokseumawe dapat terus terjaga serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
