Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani. Pada Senin (27/04/2026), Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH bersama Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Lhokseumawe, Cut Elya Safitri, SKH, M.S.M menyerahkan bantuan dari Kementerian Pertanian RI berupa 16 unit traktor roda dua dan 17 unit hand sprayer.
Kegiatan penyerahan berlangsung di Gudang Alsintan, Dusun Lampoh Kuta, Gampong Mesjid Punteut, Kecamatan Blang Mangat, dan dihadiri oleh para penyuluh pertanian yang selama ini membina kelompok tani penerima manfaat dari Kecamatan Muara Satu, Muara Dua, dan Blang Mangat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan bahwa bantuan alsintan ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian.
“Alsintan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani. Dengan penggunaan teknologi pertanian yang lebih baik, kita ingin hasil produksi meningkat, biaya operasional lebih efisien, dan pada akhirnya kesejahteraan petani juga ikut terangkat,” ujar Dr. Sayuti Abubakar.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga dan merawat bantuan yang diberikan agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Saya berharap alsintan ini dirawat dengan baik dan digunakan secara bersama-sama, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh anggota kelompok tani,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DKPPP Kota Lhokseumawe, Cut Elya Safitri, SKH., M.S.M menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan kepada kelompok tani agar pemanfaatan alsintan berjalan maksimal.
“Kami melalui penyuluh pertanian akan terus mendampingi para petani, baik dalam penggunaan alsintan maupun dalam pengelolaan usaha tani secara keseluruhan. Harapannya, bantuan ini benar-benar berdampak pada peningkatan produktivitas dan mendukung ketahanan pangan daerah,” ungkapnya.
Penyerahan alsintan ini disambut antusias oleh para petani. Kehadiran alat modern tersebut diharapkan dapat mempermudah proses pengolahan lahan serta meningkatkan hasil pertanian secara berkelanjutan di Kota Lhokseumawe.
