Gerakan Pangan Murah di Lhokseumawe, Upaya Nyata Kendalikan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga

Lhokseumawe — Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas Pangan Aceh bekerja sama dengan Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Lhokseumawe serta Perum Bulog Kanwil Aceh melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mengendalikan inflasi daerah tahun 2026.

Kegiatan ini digelar di halaman Masjid Islamic Center Kota Lhokseumawe pada Selasa, 7 April 2026, dan disambut antusias oleh masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau.

Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., yang hadir mewakili Wali Kota Lhokseumawe. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menjaga kestabilan harga pangan di tengah dinamika ekonomi saat ini.

“Gerakan Pangan Murah ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan pokok tetap terjangkau, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa upaya pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. “Kegiatan seperti ini harus terus diperkuat dan diperluas, agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Lhokseumawe, Cut Elya Safitri, SKH., M.S.M., serta Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan dari Dinas Pangan Aceh. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Penyerahan Simbolis Gerakan Pangan Murah Lhokseumawe

Dalam kesempatan tersebut, Cut Elya Safitri menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam menghadapi fluktuasi harga bahan pokok.

“Kami berharap Gerakan Pangan Murah ini dapat meringankan beban masyarakat serta menjadi salah satu solusi efektif dalam menjaga stabilitas harga di tingkat lokal,” ungkapnya.

Berbagai komoditas pangan strategis disediakan dalam kegiatan ini, seperti beras, minyak goreng, telur, dan bahan pokok lainnya dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang datang sejak pagi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Selain sebagai upaya stabilisasi harga, kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan di daerah serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan inflasi daerah dapat terkendali dengan baik, serta masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari program-program pemerintah yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.