Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe kembali menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kepada masyarakat terdampak banjir yang saat ini menempati hunian sementara (huntara), Rabu (29/04/2026). Penyaluran ini menjadi bagian dari percepatan penanganan darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi pasca bencana di wilayah kota.
Bantuan beras sebanyak 2.010 kilogram ini merupakan dukungan dari Badan Pangan Nasional yang disalurkan melalui Perum Bulog Cabang Kota Lhokseumawe, kemudian didistribusikan kepada masyarakat oleh Bidang Pangan Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Lhokseumawe.
Adapun penyaluran dilakukan di empat kecamatan, yakni Gampong Ulee Jalan (Kecamatan Banda Sakti), Gampong Blang Naleung Mameh (Kecamatan Muara Satu), Gampong Uteun Kot (Kecamatan Muara Dua), dan Gampong Jambo Timu (Kecamatan Blang Mangat).

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Kepala DKPPP Kota Lhokseumawe, Cut Elya Safitri, SKH., M.S.M bersama Kepala Perum Bulog Cabang Kota Lhokseumawe, Muhammad Iqbal, S.TP, serta didampingi oleh Babinsa setempat guna memastikan proses distribusi berjalan tertib dan lancar.
Dalam keterangannya, Cut Elya Safitri menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.
“Kami memastikan bahwa kebutuhan pangan masyarakat, khususnya korban banjir yang berada di hunian sementara, tetap terpenuhi. Penyaluran CBP ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah masa pemulihan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai instansi guna memastikan penanganan pasca bencana berjalan optimal.
“Kami akan terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan distribusi bantuan tepat sasaran serta merata bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Cabang Kota Lhokseumawe, Muhammad Iqbal, menegaskan komitmen Bulog dalam menjaga ketersediaan dan penyaluran pangan bagi masyarakat.
“Bulog siap mendukung pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan, terutama dalam kondisi darurat seperti saat ini. Kami memastikan kualitas beras yang disalurkan tetap baik dan layak konsumsi bagi masyarakat,” ungkapnya.
Proses penyaluran berlangsung dengan tertib dan kondusif, serta mendapat respons positif dari masyarakat penerima. Diharapkan, bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan harian sekaligus mempercepat proses pemulihan bagi warga terdampak banjir di Kota Lhokseumawe.
