Lhokseumawe – Dalam rangka memastikan keamanan pangan bagi masyarakat, Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Lhokseumawe melalui Bidang Pangan melaksanakan kegiatan pengambilan sampel pangan segar asal tumbuhan (PSAT) di Pasar Inpres Lhokseumawe pada Selasa (12/05/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan rutin terhadap peredaran bahan pangan segar di pasar tradisional guna memastikan produk yang dikonsumsi masyarakat memenuhi standar keamanan pangan. Tim dari Bidang Pangan melakukan pengambilan berbagai sampel komoditas hortikultura yang dijual oleh pedagang, seperti cabai, sayuran, serta beberapa bahan pangan lainnya yang berpotensi mengandung residu pestisida atau bahan berbahaya.
Proses pengambilan sampel dilakukan secara langsung di lapangan dengan tetap memperhatikan prosedur pengawasan pangan. Sampel yang telah dikumpulkan kemudian akan dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui kandungan yang terdapat di dalamnya sehingga dapat dipastikan bahwa produk pangan yang beredar aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Kepala Dinas DKPPP Kota Lhokseumawe, Cut Elya Safitri, SKH., M.S.M., menyampaikan bahwa kegiatan pengawasan ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan yang beredar di masyarakat.
Menurutnya, pengawasan keamanan pangan segar asal tumbuhan sangat penting untuk melindungi konsumen dari potensi bahaya yang dapat timbul akibat penggunaan bahan kimia berlebih pada produk pertanian. Oleh karena itu, kegiatan pengambilan sampel secara berkala di pasar-pasar tradisional menjadi bagian penting dalam sistem pengawasan pangan daerah.
Selain melakukan pengambilan sampel, tim juga memberikan edukasi kepada para pedagang mengenai pentingnya menjaga kualitas dan keamanan produk pangan yang dijual. Pedagang diimbau untuk memastikan bahwa produk yang dipasarkan berasal dari sumber yang jelas serta diproduksi dengan cara yang aman dan sesuai dengan standar yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap kesadaran para pedagang dan masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan dapat terus meningkat. Dengan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan bahan pangan yang beredar di pasar tradisional tetap aman, sehat, dan layak dikonsumsi oleh masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sistem ketahanan pangan yang aman dan berkualitas bagi masyarakat Kota Lhokseumawe. Upaya pengawasan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kualitas pangan yang beredar di pasaran.
