LHOKSEUMAWE - Kepala Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Lhokseumawe, Cut Elya Safitri, SKH, MSM bersama Tim Bidang Pertanian dan Perkebunan serta para Penyuluh Pertanian menghadiri penanaman padi perdana masa tanam II dalam wilayah Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe, Rabu (15/7/2026)
Penanaman padi perdana dilaksanakan di sejumlah lahan persawahan milik warga setempat, juga beberapa kelompok tani yang tersebar di Gampong Ujong Pacu dan Gampong Cot Trieng.

Kegiatan ini menjadi langkah awal dimulainya musim tanam sekaligus wujud komitmen bersama dalam meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta mengoptimalkan potensi sektor pertanian pascabencana banjir hidrometeorologi melanda di wilayah tersebut.
Dapat dinformasikan, penanaman padi kali ini menerapkan metode TABELA (Tanam Benih Langsung), sebuah inovasi budidaya yang mengedepankan efisiensi waktu dan tenaga dalam proses tanam. Penerapan metode ini merupakan bagian dari Program Modern-Advanced Agricultural System (PM-AAS) Kementerian Pertanian yang mengintegrasikan mekanisasi, digitalisasi, dan pertanian presisi guna mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, meningkatkan efisiensi usaha tani, serta mendongkrak produktivitas dan hasil panen petani secara berkelanjutan.

Apa itu Program Modern-Advanced Agricultural System (PM-AAS)? Program yang diinisiasi Kementerian Pertanian ini menjadi salah satu terobosan dalam mewujudkan pertanian modern melalui penerapan mekanisasi, digitalisasi, dan pertanian presisi untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani.
Penasaran bagaimana konsep dan penerapannya? Simak penjelasan selengkapnya melalui tautan berikut ini!
Menuju Era Baru: IP2MP Batang Terapkan Sistem PM-ASS
Buku Saku Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS): https://repository.pertanian.go.id/items/7e6ec0e8-8346-4890-894b-12136ba771a5
(Foto: Tim Bidang Pertanian dan Perkebunan DKPPP Kota Lhokseumawe)
