LHOKSEUMAWE- Jajaran Dinas Kelautan Perikanan Peternakan dan Pangan (DKPPP) Kota Lhokseumawe melalui Tim Bidang Perikanan Budi Daya melaksanakan investigasi kasus kematian udang vaname milik pembudidaya di wilayah Kecamatan Muara Satu (Jumat, 19/6/2026).
Dapat diinformasikan, kegiatan pemeriksaan tersebut berdasarkan laporan dari pembudidaya udang vaname yang berada di Gampong Blang Naleung Mameh. Atas dasar laporan tersebut dan setelah berkonsultasi dengan Kepala DKPPP Kota Lhokseumawe Cut Elya Safitri, SKH.MSM, Tim DKPPP yang diwakili Kepala Bidang Perikanan Budi Daya, Ratna Anita, S.Si, M.Si bersama petugas lainnya, langsung mengunjungi lokasi untuk melakukan investigasi dan pengambilan sampel udang untuk dicari tahu penyebab kematiannya.
2.jpeg)
Berdasarkan hasil wawancara dengan pembudidaya diketahui, udang mereka mati dalam waktu satu hari dan total kematian lebih dari 100 Kg dengan ukuran udang 50/Kg.
Menanggapi hal tersebut, Kepala DKPPP Kota Lhokseumawe langsung menghubungi Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Aceh untuk melakukan kerjasama mencari tahu penyebab pasti kematian udang tersebut.
Setelah berkoordinasi dengan BKHIT Aceh dan dilakukan pengambilan sampel serta preparasi sampel sesuai dengan standar yang berlaku untuk dilakukan uji di Laboratorium BKHIT Aceh dan sedang menunggu hasilnya.
.jpeg)
Harapannya, semoga dengan dilakukannya pengujian laboratorium, dapat ditemukan penyebab pasti dari kematian udang tersebut dan menentukan mitigasi untuk menghidari kejadian serupa terulang kembali.
.jpeg)
Turut didampingi pada investigasi tersebut, Muhammad Hafidh, S.Tr.T (Penata Kelola Kelautan dan Perikanan), Muhammad Hadist (Operator Layanan Operasional), Aqlia Handayani, S.St.Pi (Jabatan Analis Akuakultur Ahli Pertama) dan Ulfa Rahmatika, S.Pi, (Jabatan Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Pertama).
(Foto: Tim Bidang Perikanan Budi Daya DKPPP Kota Lhokseuamawe)
