Enumerator Panel Harga Pangan DKPPP Pantau Harga Komoditas Pangan Pasar Tradisional Kota Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Tim Enumerator Panel Harga Pangan (DKPPP) Kota Lhokseumawe melaksanakan pemantauan harga komoditas pangan strategis di pusat pasar-pasar tradisional di Kota Lhokseumawe: Pasar Inpres dan Pasar Kota. (Rabu, 17/6/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan, untuk memantau perkembangan harga pangan di tingkat konsumen sebagai bahan evaluasi kondisi pangan daerah, pengendalian inflasi, serta mendukung upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan bagi masyarakat.

Pemantauan dilakukan terhadap berbagai komoditas pangan strategis yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat, meliputi kelompok beras, bawang, cabai, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, daging, telur, ikan, dan garam.

Hasil pemantauan menunjukkan rata-rata harga dari Pasar Inpres dan Pasar Kota di Kota Lhokseumawe, sebagai berikut:
Beras Premium: Rp15.556/kg. Beras Medium: Rp13.884/kg. Beras SPHP: Rp13.000/kg. Beras Medium Non-SPHP: Rp14.767/kg.

Harga Kedelai Biji Kering: Rp10.000/kg. Bawang Merah: Rp45.000/kg. Bawang Putih: Rp40.167/kg. Cabai Merah Keriting: Rp46.334/kg. Untuk Harga Gula Pasir: Rp19.167/kg. Tepung Terigu Kemasan: Rp15.500/kg. Tepung Terigu Curah: Rp10.834/kg, dan Minyak Goreng Kemasan: Rp24.084/liter. Minyak Goreng Curah: Rp17.034/liter. Minyak Kita: Rp15.700/liter.

Sementara, untuk Harga Daging Ayam Ras: Rp33.500/kg, Telur Ayam Ras: Rp26.250/kg. Daging Sapi: Rp163.334/kg. Ikan Kembung: Rp57.500/kg dan Ikan Tongkol: Rp41.333/kg. Ikan Bandeng: Rp44.000/kg. Garam: Rp15.133/kg

Berdasarkan hasil pemantauan, harga sebagian besar komoditas pangan pokok terpantau relatif stabil. Perbedaan harga yang terjadi antar pasar masih berada dalam batas yang wajar dan dipengaruhi oleh ketersediaan pasokan, kualitas komoditas, serta aktivitas perdagangan di masing-masing pasar.

Kegiatan pemantauan harga pangan melalui Panel Harga Pangan akan terus dilaksanakan secara rutin untuk memastikan tersedianya data harga yang akurat dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan daerah.

(Foto: Tim Bidang Pangan DKPPP Kota Lhokseumawe)