Harga Bahan Pangan di Lhokseumawe Naik, Seiring Dapur MBG Kembali Beroperasi

LHOKSEUMAWE – Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Lhokseumawe melaksanakan pemantauan harga pangan di Pasar Inpres dan Pasar Kota melalui kegiatan survei yang dilakukan oleh petugas enumerator, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan serta Kepala Bidang Pangan sebagai bagian dari upaya memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pangan di tingkat konsumen.

Berdasarkan hasil survei, beberapa komoditas strategis mengalami kenaikan harga. Kondisi ini salah satunya dipengaruhi oleh kembali beroperasinya Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyebabkan meningkatnya permintaan terhadap sejumlah bahan pangan.

Dari hasil rata-rata harga di Pasar Inpres dan Pasar Kota, harga bawang merah tercatat sebesar Rp34.000/kg, bawang putih Rp39.667/kg, cabai merah keriting Rp42.834/kg, minyak goreng kemasan Rp24.084/liter, daging ayam ras Rp34.333/kg, telur ayam ras Rp25.500/kg, serta daging sapi Rp166.667/kg. Sementara itu, harga beras premium berada pada kisaran Rp15.761/kg, beras SPHP Rp13.000/kg, dan Minyakita Rp15.700/liter.

Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Lhokseumawe menyampaikan bahwa pemantauan harga secara rutin merupakan langkah penting untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah. Hasil pemantauan ini akan menjadi dasar dalam menyusun langkah-langkah antisipatif apabila terjadi gejolak harga yang berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat.

Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Lhokseumawe akan terus melakukan monitoring harga pangan secara berkala melalui petugas enumerator di pasar-pasar tradisional guna menyediakan data yang akurat serta mendukung pengambilan kebijakan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Foto: Tim Bidang Pangan - DKPPP Kota Lhokseumawe