Gotong royong di wilayah terdampak banjir merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap musibah yang dialami masyarakat. Kegiatan ini melibatkan jajaran Pimpinan dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjinan Kerja (PPPK) Tahap II DKPPP yang bersama-sama turun langsung ke lokasi di sekolah-sekolah untuk membantu membersihkan lingkungan dari lumpur, sampah, dan sisa material banjir.
Melalui semangat kebersamaan dan kekompakan, kegiatan gotong royong ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat pemulihan kondisi lingkungan sekolah pascabanjir. Selain itu, kehadiran DKPPP di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah dan warga dalam menghadapi bencana, sekaligus menumbuhkan kembali nilai gotong royong dan solidaritas sosial di Kota Lhokseumawe.